Provinsi Banten adalah wilayah yang banyak memiliki beragam obyek wisata budaya dan karakteristik alam yang exsotik untuk di kunjungi, salah satunya adalah Pantai Sawarna. Letak Pantai Sawarna berada di Banten Selatan dekat dengan perbatasan antara Provinsi Banten dan Provinsi Jawa Barat sehingga Pantai Sawarna dengan Pelabuhan Ratu berjarak sekitar 46 KM atau waktu tempuh 45 menit yang dapat ditempuh antara kedua tempat wisata ini.

Sawarna mempunyai bentang alam yang lengkap serta kondisinya yang belum rusak oleh sentuhan tangan yang mengexploitasi secara serampangan. sedangkan tokografi wilayahnya sawarna memiliki sedikit daratan dan memiliki ketinggian di bawah 10 meter atas permukaan laut. sebagian besar penduduk berada di kaki perbukitan. letak pantai sawarna bisa di tempuh melalui jalan darat dari kota serang – malimping – bayah sawarna, alternatif kedua dari kota serang – rangkas bitung – gunung kencana – malimping – bayah, alternatif ke tiga kota bogor – pelabuhan ratu – sawarna.

Kawasan Pantai Sawarna lengkap dengan berbagai landscape seperti gunung, hutan dengan tanaman – tanaman langkanya, sungai dengan corak budayanya yang unik, alamnya tebentang luas dari perbukitan yang landai, bukit karang yang terjal, dataran rendah yang sejajar garis pantai, goa – goa, hutan tropis pantai, pantai pasir putih, pantai berkarang laut serta pelabuhan tradisional semuanya adalah potensi pariwisata sawarna yang sangat mengagumkan dan menakjubkan

Desa sawarna menyimpan sejuta pesonanya yang terus berkembang disektor pariwisata, budaya, sejarah, kuliner dan gaya hidup. alam sawarna inilah yang akhirnya penduduk sawarna memiliki kesadaran dan pemahaman yang cukup menjadikan wilayahnya sebagi obyek wisata unggulan. keberadaan beberapa homestay telah tersedia di kampung ini.

Kerajinan ukir tangan dari akar kayu mahoni sudah di kenal dan banyak menerima pesanan dari berbagai wisatawan, demikian juga dengan kuliner sawarna terdapat industri rumah tangga buah huni yang dijadikan minuman penghangat, dan juga pembuatan sale pisang yang dikelola secara tradisi tanpa bahan pengawet yang bisa bertahan lama, kesenian yang lainnya adalah yaitu pencak silat seni tari dan lainnya berada di kawasan nan asri ini yang tak bisa dipisahkan dengan kehidupan masyarakat desa sawarna.

Ombak, laut biru, pasir putih, perahu nelayan, gemiricik air dan lambaiyan nyiur pohon kelapa menjadikan alasan yang kuat untuk berkunjung kesawarna dan menapakan kaki di pantai sawarna, sawarna pada mu, aku akan selalu datang.